Pariwisata Setelah Pandemi COVID-19

UNWTO, Tourism after COVID-19, Impact to Tourism,

Tentu banyak hal yang ingin dilakukan setelah masa pandemi ini berakhir. Wisata menjadi salah satu dari deretan hal yang akan dan ingin dilakukan kebanyakan orang saat pandemi berakhir atau pada masa new normal diterapkan. 

Namun, terlepas dari hasrat ingin berlibur, mari kita tengok sejenak dampak yang diperkirakan akibat pandemi ini untuk sektor pariwisata.


Dilansir dari UNWTO (28/5), dampak dari pandemi ini untuk pariwisata dunia diperkirakan mencapai, 100 hingga 120 juta pekerjaan dalam resiko, mengurangi 850 juta hingga 1,1 miliar kunjungan wisatawan internasional, dan juga menghilangkan 910 M hingga 1,2 T US$ dari ekspor pariwisata.


Hong Kong Tourism Polytechnic University yang direpresentasikan oleh Prof. Haiyan Song dalam webinar bersama dengan UNWTO mengemukakan beberapa pernyataan terkait hubungannya pariwisata dengan COVID-19.


Seperti salah satunya, sebelum adanya COVID-19 diperkirakan jumlah kunjungan wisatawan akan meningkat sebesar 6,3%, dan penerimaan meningkat sebesar 6,6%, untuk periode 2020-2024.


Selain itu beberapa skenario juga dibuat untuk memperkirakan sejauh mana COVID-19 ini mempengaruhi pariwisata. Terbagi secara 3 skenario untuk masing-masing kontinen seperti misalnya untuk wilayah kawasan Asia Tenggara.


Baca Juga: Virtual Tour atasi rasa bosan saat PSBB


Skenario optimisnya akan berkurang 17% dari perkiraan asli untuk tahin 2020 dan akan mulai bangkit perlahan pada Kuartal 1 tahun 2021.


Skenario yang paling memungkinkan adalah akan mengurangi 27% dari perkiraan asli untuk tahin 2020 dan akan mulai bangkit perlahan pada Kuartal 3 tahun 2021.


Skenario pesimis, dampak dari pandemi ini akan mengurangi hingga 38% dari perkiraan asli untuk tahin 2020 dan akan mulai bangkit perlahan pada Kuartal 2 tahun 2022.


Menanggapi kemungkinan dan perkiraan terburuk dari adanya dampak ini, berbagai organisasi pariwisata melalui beberapa webinar mengemukakan bahwa proses recovery  akan cenderung membutuhkan waktu yang tidak sebentar dan berangsur secara gradually.


Pariwisata domestik juga menjadi faktor kunci dari permulaan kebangkitan industri pariwisata di setiap negara. Hal yang patut diperhatikan adalah melaksanakan pembukaan kembali atau re-opening dengan langkah yang cermat dan tepat.


Selangkapnya: UNWTO – The Impact of COVID-19 on Tourism -Asia & Pacific

Recommended Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *